038. Qs. Shaad : 61-80

061. (Mereka berkata) lagi, ("Ya Rabb kami! Barang siapa yang menjerumuskan kami ke dalam azab ini, maka tambahkanlah azab kepadanya dengan berlipat ganda) dua kali lipat azab yang diterimanya, sebagai balasan dari kekafirannya (di dalam neraka.")

062. (Dan mereka berkata,) yakni orang-orang kafir Mekah, sedang mereka berada dalam neraka, ("Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang dahulu kami anggap) sewaktu di dunia (sebagai orang-orang yang hina.")

063. (Apakah kami dahulu menjadikan mereka olok-olokan) lafal Sukhriyyan dapat pula dibaca Sikhriyyan, yakni kami dahulu sewaktu di dunia menghina mereka. Huruf Ya pada lafal Sukhriyyan adalah Nasab; maksudnya apakah mereka tidak ada (ataukah karena tidak melihat) yakni terhalang (mata kami dari melihat mereka) sehingga mata kami tidak dapat melihat mereka. Yang mereka maksud adalah kaum muslimin yang miskin, seperti Ammar, Bilal, Shuhaib, dan Salman.

064. (Sesungguhnya yang demikian itu pasti terjadi) sudah pasti terjadinya, yaitu (pertengkaran penghuni neraka) sebagaimana yang telah dijelaskan tadi.

065. (Katakanlah) hai Muhammad kepada orang-orang kafir Mekah! ("Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan) seorang yang memperingatkan kalian dengan neraka (dan sekali-kali tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan) semua makhluk-Nya.

066. (Rabb langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya Yang Maha Perkasa) yakni Maha Menang atas semua perkara-Nya (lagi Maha Pengampun") terhadap kekasih-kekasih-Nya.

067. (Katakanlah) kepada mereka! ("Berita itu adalah berita besar.)

068. (Yang kalian berpaling darinya) dari Alquran yang aku beritakan dan aku datangkan kepada kalian; di dalamnya terdapat hal-hal yang tidak dapat diketahui, melainkan hanya dengan jalan wahyu. Yang dimaksud dengan berita yang besar itu ialah:

069. (Aku tiada mempunyai pengetahuan sedikit pun tentang Al-Mala'ul A'la) yakni para malaikat itu (ketika mereka berbantah-bantahan) tentang perihal Nabi Adam, ketika Allah berfirman, 'Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi...' (Q.S. Al-Baqarah, 30)

070. (Tidak) tiada (diwahyukan kepadaku, melainkan bahwa sesungguhnya aku) yakni aku ini (hanyalah seorang pemberi peringatan yang nyata") artinya nyata peringatannya.

071. Ingatlah (ketika Rabbmu berfirman kepada malaikat, "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah) yaitu Adam.

072. (Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya) telah sempurna kejadiannya (dan Kutiupkan) Kualirkan (kepadanya roh ciptaan-Ku) sehingga ia menjadi hidup. Dimudhafkannya lafal ruh kepada Allah dimaksud untuk memuliakan Nabi Adam. Roh adalah tubuh yang lembut dan tidak kelihatan oleh mata, yang membuat manusia dapat hidup karena memasuki tubuhnya (maka hendaklah kalian bersungkur dengan sujud kepadanya") sujud penghormatan dengan cara membungkukkan badan.

073. (Lalu seluruh malaikat itu sujud semuanya) di dalam ayat ini terdapat dua Taukid, yaitu lafal Kulluhum dan lafal Ajma 'uuna.

074. (Kecuali iblis) dia adalah bapaknya jin yang dahulunya campur bersama dengan malaikat (dia menyombongkan diri dan adalah dia termasuk orang-orang yang kafir) menurut ilmu Allah.

075. (Allah berfirman, "Hai iblis! Apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Kuciptakan dengan kedua tangan kekuasaan-Ku?) maksudnya, yang telah Aku atur penciptaannya secara langsung; ungkapan ini dimaksud memuliakan kedudukan Nabi Adam, karena sesungguhnya setiap makhluk diciptakan oleh Allah secara langsung. (Apakah kamu menyombongkan diri) sekarang sehingga kamu tidak mau bersujud kepadanya; Istifham atau kata tanya di sini menunjukkan makna cemoohan (ataukah kamu merasa termasuk orang-orang yang lebih tinggi?") merasa tinggi diri sehingga kamu bersikap takabur tidak mau bersujud.

076. (Iblis berkata, "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.")

077. (Allah berfirman, "Maka keluarlah kamu dari surga) menurut pendapat yang lain dari langit (sesungguhnya kamu adalah orang yang diusir) yang terusir.

078. (Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan") yakni hari Allah melakukan pembalasan.

079. (Iblis berkata, "Ya Rabbku! Berilah aku tenggang waktu sampai hari mereka dibangkitkan") sampai manusia dibangkitkan.

080. (Allah berfirman, "Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh.)