026. Qs. Asy-Syuaraa : 161-180

161. (Ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka, "Mengapa kalian tidak bertakwa?).

162. (Sesungguhnya aku adalah seorang Rasul kepercayaan yang diutus kepada kalian).

163. (Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku).

164. (Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepada kalian atas ajakan itu, tidak lain) (upahku hanyalah dari Rabb semesta alam).

165. (Mengapa kalian mendatangi jenis laki-laki di antara manusia?) melakukan homosex.

166. (Dan kalian tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Rabb kalian untuk kalian) yakni farji-farji mereka (bahkan kalian adalah orang-orang yang melampaui batas").

167. (Mereka menjawab, "Hai Luth! Sesungguhnya jika kamu tidak berhenti) dari mengingkari perbuatan kami ini (benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir") dari negeri kami ini.

168. (Berkata) Nabi Luth, ("Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatan kalian) sangat membencinya.

169. (Ya Rabbku! Selamatkanlah aku beserta keluargaku dari akibat perbuatan yang mereka kerjakan") yakni dari azab yang akan menimpa mereka disebabkan perbuatan itu.

170. (Lalu Kami selamatkan ia beserta keluarganya semua).

171. (Kecuali seorang perempuan tua) yakni istri Nabi Luth sendiri (yang termasuk dalam golongan yang tinggal) orang-orang yang dibinasakan.

172. (Kemudian Kami binasakan yang lain) yaitu mereka yang tinggal semuanya.

173. (Dan Kami hujani mereka dengan hujan) batu sebagai alat untuk membinasakan mereka (maka amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu) sejelek-jelek hujan adalah hujan yang menimpa mereka itu

174. (Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata, kebanyakan manusia tidak beriman).

175. (Dan sesungguhnya Rabbmu, benar-benar Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang).

176. (Penduduk Aikah telah mendustakan) dalam satu qiraat Aikati dibaca Laikata; adalah nama sebuah sumber air yang banyak pepohonan di sekitarnya di dekat kota Madyan (Rasul-rasul).

177. (Ketika Syuaib berkata kepada mereka,) tidak dikatakan saudara mereka, karena Nabi Syuaib bukan berasal dari kalangan mereka ("Mengapa kalian tidak bertakwa?).

178. (Sesungguhnya aku adalah seorang Rasul kepercayaan yang diutus kepada kalian).

179. (Maka bertakwalah kalian kepada Allah dan taatlah kalian kepadaku).

180. (Dan aku sekali-kali tidak meminta upah kepada kalian atas ajakan itu; tiada lain upahku hanyalah dari Rabb semesta alam).