026. Qs. Asy-Syuaraa : 121-140

121. (Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda -kekuasaan Allah- tetapi kebanyakan mereka tidak beriman).

122. (Dan sesungguhnya Rabbmu, Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang").

123. (Kaum Ad telah mendustakan para Rasul).

124. (Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka, "Mengapa kalian tidak bertakwa?).

125. (Sesungguhnya aku adalah seorang Rasul kepercayaan yang diutus kepada kalian).

126. (Maka bertakwalah kalian kepada Allah dan taatlah kepadaku).

127. (Dan sekali-kali aku tidak meminta upah kepada kalian atas ajakan itu, tiada lain upahku hanyalah dari Rabb semesta alam).

128. (Apakah kalian mendirikan pada tiap-tiap tanah yang tinggi) tempat yang tinggi (bangunan) yang berfungsi sebagai pertanda bagi orang-orang yang lewat (untuk bermain-main) di tempat-tempat tersebut kalian memperolok-olok orang-orang yang melewatinya. Kalimat ini berkedudukan menjadi Hal atau kata keterangan keadaan bagi dhamir yang terkandung di dalam lafal Tabnuuna.

129. (Dan kalian membuat benteng-benteng) yakni penampungan-penampungan air di bawah tanah (dengan maksud supaya kalian) seolah-olah kalian akan (hidup kekal) di dunia ini dan tidak akan mati.

130. (Dan apabila kalian menyiksa) dengan pukulan atau membunuh (maka kalian menyiksa sebagai orang-orang yang kejam dan bengis) tanpa belas kasihan sedikit pun.

131. (Maka bertakwalah kalian kepada Allah) dalam hal itu (dan taatlah kalian kepadaku) di dalam semua apa yang aku perintahkan kalian untuk melakukannya.

132. (Dan bertakwalah kalian kepada Allah yang telah menganugerahkan kepada kalian) yakni yang telah melimpahkan nikmat kepada kalian (apa yang kalian ketahui).

133. (Dia telah menganugerahkan kepada kalian binatang-binatang ternak dan anak-anak).

134. (Dan kebun-kebun) ladang-ladang (dan mata air) sungai-sungai.

135. (Sesungguhnya aku takut kalian akan ditimpa azab hari yang besar") di dunia dan di akhirat jika kalian durhaka kepadaku.

136. (Mereka menjawab, "Adalah sama saja bagi kami apakah kamu memberi nasihat atau tidak memberi nasihat) pada prinsipnya sama saja, yaitu kami tidak akan mengindahkan lagi nasihatmu.

137. (Tiada lain) (hal ini) apa yang kamu takut-takuti kami dengannya (hanyalah adat kebiasaan dahulu,) kebiasaan dan kedustaan mereka. Menurut qiraat yang lain dibaca Khalqul Awwaliina; maksudnya: Tiada lain apa yang kami lakukan ini, yaitu ingkar kepada adanya hari berbangkit, melainkan kebiasaan dan tradisi orang-orang dahulu.

138. (Dan kami sekali-kali tidak akan diazab").

139. (Maka mereka mendustakannya) mendustakan adanya azab itu (lalu Kami binasakan mereka) di dunia dengan angin. (Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda, kekuasaan Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak beriman).

140. (Dan sesungguhnya Rabbmu, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang).