006. Qs. Al-An'aam : 21-40


{ وَمَنْ } أي لا أحد { أَظْلَمُ مِمَّنِ افترى عَلَى الله كَذِباً } بنسبة الشريك إليه { أَوْ كَذَّبَ بئاياته } القرآن { أَنَّهُ } أي الشأن { لاَ يُفْلِحُ الظالمون } بذلك .

021. (Dan siapakah) artinya tidak ada seorang pun (yang lebih aniaya daripada orang yang membuat-buat suatu kedustaan kepada Allah) yaitu menyekutukan-Nya dengan selain-Nya (atau mendustakan ayat-ayat-Nya?) Alquran. (Sesungguhnya) artinya keadaan yang sebenarnya (orang-orang yang aniaya itu tidak mendapat keberuntungan) oleh sebab kedustaannya itu.

{ وَ } اذكر { يَوْمٍ نَحْشُرُهُمْ جَمِيعاً ثُمَّ نَقُولُ لِلَّذِينَ أَشْرَكُواْ } توبيخاً { أَيْنَ شُرَكَآؤُكُمُ الذين كُنتُمْ تَزْعُمُونَ } أنهم شركاء الله؟

022. (Dan) ingatlah (hari yang di waktu itu Kami menghimpun mereka semuanya, kemudian Kami berkata kepada orang-orang musyrik) sebagai celaan ("Di manakah sesembahan-sesembahan yang kamu katakan dahulu?") yang kalian jadikan sebagai sekutu-sekutu Allah.

{ ثُمَّ لَمْ تَكُنْ } بالتاء والياء { فِتْنَتُهُمْ } بالنصب والرفع أي معذرتهم { إِلاَّ أَن قَالُواْ } أي قولهم { والله رَبِّنَا } بالجرّ نعت ، والنصب نداء { مَا كُنَّا مُشْرِكِينَ } .

023. (Kemudian tiadalah) Takun dapat dibaca yakun (fitnah mereka) dapat dibaca fitnatuhum dan fitnatahum; artinya alasan mereka (kecuali mengatakan) selain ucapan mereka ("Demi Allah, Tuhan kami) dibaca dengan jar sebagai sifat, dan dibaca nashab sebagai seruan (kami bukanlah orang-orang yang musyrik terhadap Allah").

قال تعالى { أَنظُرْ } يا محمد { كَيْفَ كَذَبُواْ على أَنفُسِهِمْ } بنفي الشرك عنهم { وَضَلَّ } غاب { عَنْهُمْ مَّا كَانُواْ يَفْتَرُونَ } ه على الله من الشركاء .

024. Allah berfirman (Lihatlah) olehmu Muhammad (bagaimana mereka telah berdusta terhadap diri mereka sendiri) mereka menganggap bukan sebagai orang-orang musyrik (dan hilanglah) lenyaplah (dari mereka apa-apa yang selama ini mereka buat-buat) sebagai sesembahan mereka selain Allah.

{ وَمِنْهُم مَّن يَسْتَمِعُ إِلَيْكَ } إذا قرأت { وَجَعَلْنَا على قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً } أغطية ل { أن } لا { يَفْقَهُوهُ } يفهموا القرآن { وفِى ءَاذَانِهِم وَقْراً } صمماً فلا يسمعونه سماع قبول { وَإِن يَرَوْاْ كُلَّ ءَايَةٍ لا يُؤمِنُواْ حَتَّى إذَا جَاءوكَ يجادلونك يَقُولُ الذين كَفَرُواْ إِنْ } ما { هذا } القرآن { إِلاَّ أساطير } أكاذيب { الأولين } كالأضاحيك والأعاجيب جمع ( أسطورة ) بالضم .

025. (Dan di antara mereka ada orang-orang yang mau mendengarkanmu) apabila kamu membaca Alquran (padahal Kami telah menjadikan tutupan di atas hati mereka) penutup-penutup (agar mereka tidak memahaminya) supaya mereka tidak dapat memahami Alquran (dan di telinga mereka Kami letakkan sumbatan) sehingga mereka tuli tidak dapat mendengarnya, dengan pengertian pendengaran yang masuk di hati (Dan sekali pun mereka melihat segala tanda kebenaran, mereka tetap tidak mau beriman kepadanya. Sehingga apabila mereka datang kepadamu untuk membantahmu, orang-orang kafir itu berkata, "Tiadalah) tidak lain (ini) Alquran ini (kecuali dongengan) cerita-cerita bohong (orang orang dahulu.") sama seperti lelucon-lelucon dan legenda-legenda; asaathiir adalah bentuk jamak dari usthuurah.

{ وَهُمْ يَنْهَوْنَ } الناس { عَنْهُ } عن اتباع النبي صلى الله عليه وسلم { وَيَنئَوْنَ } يتباعدون { عَنْهُ } فلا يؤمنون به ، وقيل : نزلت في ( أبي طالب ) وكان ينهى عن أذاه ولا يؤمن به { وَإِنْ } ما { يُهْلِكُونَ } بالنأي عنه { إِلاَّ أَنفُسَهُمْ } لأن ضرره عليهم { وَمَا يَشْعُرُونَ } بذلك .

026. (Mereka melarang) orang-orang lain (darinya) dari mengikut kepada Nabi Muhammad saw. (dan mereka sendiri menjauh) makin menjauh (darinya) mereka semakin tidak beriman kepadanya. Menurut suatu riwayat ayat ini diturunkan berkenaan dengan Abu Thalib; ia melarang orang-orang mengganggu Nabi saw. akan tetapi ia sendiri tidak mau beriman kepadanya (dan tidaklah) tiada lain (mereka itu membinasakan) oleh sebab menjauh dari Nabi saw. (kecuali diri mereka sendiri) karena bahaya mereka sendirilah yang menanggungnya (sedangkan mereka tidak menyadari) akibat perbuatannya itu.

{ وَلَوْ تَرَى } يا محمد { إِذْ وُقِفُواْ } عرضوا { عَلَى النار فَقَالُواْ يالَيْتَنَا } للتنبيه { ليتنا نُرَدُّ } إلى الدنيا { وَلاَ نُكَذِّبَ بئايات رَبِّنَا وَنَكُونَ مِنَ المؤمنين } برفع الفعلين استئنافاً ، ونصبهما في جواب التمني ، ورفع الأوّل ونصب الثاني ، وجواب «لو» لرأيت أمراً عظيماً .

027. (Dan jika kamu melihat) hai Muhammad (ketika mereka dihadapkan) dikemukakan (ke neraka lalu mereka berkata, "Hai kiranya) ungkapan penyesalan (kami dikembalikan) ke dunia (dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami serta menjadi orang-orang yang beriman.") kalau dibaca rafa' kedua fi'ilnya menjadi jumlah istinaf atau kalimat permulaan, jika dibaca nashab keduanya menjadi jawab dari tamanniy, demikian pula bila dibaca rafa' fi'ilnya yang pertama serta dibaca nashab fi'ilnya yang kedua. Sedang jawab dari lau/seandainya ialah: tentu kamu melihat suatu peristiwa yang besar.

قال تعالى { بَلِ } للإِضراب عن إرادة الإيمان المفهوم من التمني { بَدَا } ظهر { لَهُمْ مَّا كَانُواْ يُخْفُونَ مِن قَبْلُ } يكتمون بقولهم { والله رَبّنَا مَا كُنَّا مُشْرِكِينَ } بشهادة جوارحهم ، فتمنوا ذلك { وَلَوْ رُدُّواْ } إلى الدنيا فرضا { لَعَادُواْ لِمَا نُهُواْ عَنْهُ } من الشرك { وَإِنَّهُمْ لكاذبون } في وعدهم بالإيمان .

028. Allah berfirman (Tetapi) sebagai sanggahan terhadap kemauan mereka untuk beriman; pengertian ini dipahami dari makna tamanniy tadi (telah nyata) telah jelas (bagi mereka apa yang dahulu mereka menyembunyikannya) apa yang tersimpan dalam hati mereka yang dahulu mereka mengatakan, bahwa demi Allah, Tuhan kami, kami bukanlah orang-orang musyrik terhadap Allah. Hal itu terungkapkan berkat kesaksian anggota-anggota tubuh mereka, sehingga mereka mengharapkan (Sekiranya mereka dikembalikan) ke dunia secara perkiraan (tentulah mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang mengerjakannya) yaitu perbuatan syirik (dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta-pendusta belaka) dalam janji mereka yang menyatakan sedia untuk beriman.

{ وَقَالُواْ } أي منكرو البعث { ءانٍ } ما { هِىَ } أي الحياة { إِلاَّ حَيَاتُنَا الدنيا وَمَا نَحْنُ بِمَبْعُوثِينَ } .

029. (Dan tentu mereka akan mengatakan) orang-orang yang ingkar terhadap hari berbangkit ("Tiada lain) tidak lain (ia) dimaksud kehidupan (kecuali hanya kehidupan dunia saja, dan kita sekali-kali tidak akan dibangkitkan.")

{ وَلَوْ ترى إِذْ وُقِفُواْ } عُرِضوا { على رَبّهِمْ } لرأيت أمراً عظيماً { قَالَ } لهم على لسان الملائكة توبيخاً { أَلَيْسَ هذا } البعث والحساب { بالحق قَالُواْ بلى وَرَبِّنَا } إنه لحقّ { قَالَ فَذُوقُواْ العذاب بِمَا كُنتُمْ تَكْفُرُونَ } به في الدنيا .

030. (Dan seandainya kamu melihat ketika mereka dihadapkan) mereka diajukan (kepada Tuhan mereka) tentulah kamu akan melihat peristiwa yang besar. (Allah berfirman) kepada mereka melalui lisan malaikat-malaikat-Nya sebagai cemoohan. ("Bukankah hal ini) yakni kebangkitan dan hari pembalasan ini (benar?" Mereka menjawab, "Sungguh benar, demi Tuhan kami") sungguh hal itu adalah benar belaka (Berfirman Allah, "Karena itu rasakanlah azab ini, disebabkan kamu mengingkari")nya sewaktu hidup di dunia.

{ قَدْ خَسِرَ الذين كَذَّبُواْ بِلِقَاءِ الله } بالبعث { حتى } غاية للتكذيب { إِذَا جَاءتْهُمُ الساعة } القيامة { بَغْتَةً } فجأة { قَالُواْ يَحَسْرَتَنَا } هي شدّة التألم ونداؤها مجاز أي هذا أوانك فاحضري { على مَا فَرَّطْنَا } قصَّرنا { فِيهَا } أي الدنيا { وَهُمْ يَحْمِلُونَ أَوْزَارَهُمْ على ظُهُورِهِمْ } بأن تأتيهم عند البعث في أقبح شيء صورة وأنتنه ريحاً فتركبهم { أَلاَ سَآءَ } بئس { مَا يَزِرُونَ } يحملونه حملهم ذلك .

031. (Sungguh telah rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah) mendustakan adanya hari kebangkitan (sehingga) sebagai tanda keterlaluan mereka dalam mendustakan (apabila kiamat datang kepada mereka) yaitu hari kiamat (dengan tiba-tiba) secara mendadak (mereka berkata, "Alangkah besarnya penyesalan kami) sebagai ungkapan rasa derita yang sangat keras; dan pemakaian huruf nida atau panggilan di sini hanyalah majaz atau kiasan yang artinya sekarang saatnya telah tiba maka datanglah (terhadap kelalaian kami) kealpaan kami (tentang kiamat itu.") sewaktu di dunia (sambil mereka memikul dosa-dosa di atas punggungnya) dosa-dosa itu mendatangi mereka dalam bentuk yang paling buruk dan paling berbau kemudian dosa-dosa itu menaiki mereka. (Ingatlah, amatlah buruk) sangat jeleklah (apa yang mereka pikul itu) beban yang mereka pikul itu.

{ وَمَا الحياة الدنيا } أي الاشتغال بها { إِلاَّ لَعِبٌ وَلَهْوٌ } وأما الطاعات وما يعين عليها فمن أمور الآخرة { وَلَلدَّارُ الاخرة } وفي قراءة «ولدار الآخرة» أي الجنة { خَيْرٌ لِّلَّذِينَ يَتَّقُونَ } الشرك { أَفَلاَ يَعْقِلُونَ } - بالياء والتاء - ذلك فيؤمنون .

032. (Dan tiadalah kehidupan dunia ini) artinya kesibukannya (selain dari main-main dan senda-gurau) adapun mengenai amal taat dan hal-hal yang menjadi sarananya maka hal itu termasuk perkara-perkara akhirat. (Dan sungguh kampung akhirat itu) di dalam suatu qiraat yang dimaksud dengan kampung akhirat itu ialah surga (lebih baik bagi orang-orang yang takwa) yang takut berbuat kemusyrikan. (Maka tidakkah kamu memahaminya?) dengan memakai ya dan ta; hal itu kemudian mendorong kamu untuk beriman.

{ قَدْ } للتحقيق { نَعْلَمُ إِنَّهُ } أي الشأن { لَيَحْزُنُكَ الذى يَقُولُونَ } لك من التكذيب { فَإِنَّهُمْ لاَ يُكَذّبُونَكَ } في السر لعلمهم أنك صادق . وفي قراءة بالتخفيف [ يُكَذِبُونَكَ ] أي لا ينسبونك إلى الكذب { ولكن الظالمين } وضعه موضع المضمر { بئايات الله } القرآن { يَجْحَدُونَ } يكذبون .

033. (Sesungguhnya) untuk penegasan (Kami mengetahui bahwasanya) perihal itu (apa yang mereka katakan itu membuat kamu bersedih hati) berupa kedustaan yang ditujukan kepadamu (karena mereka sebenarnya tidak mendustakan kamu) secara sembunyi-sembunyi oleh sebab pengetahuan mereka tentang dirimu yang dapat dipercaya itu. Dan di dalam suatu qiraat dibaca dengan takhfif atau ringan; artinya mereka tidak menuduhmu berbuat dusta (akan tetapi orang-orang yang zalim itu) azh-zhaalimiina diletakkan pada tempatnya dhamir (terhadap ayat-ayat Allah) Alquran (mereka ingkar) mereka mendustakannya.

{ وَلَقَدْ كُذِّبَتْ رُسُلٌ مّن قَبْلِكَ } فيه تسلية للنبي صلى الله عليه وسلم { فَصَبَرُواْ على مَا كُذّبُواْ وَأُوذُواْ حتى أتاهم نَصْرُنَا } بإهلاك قومهم فاصبر حتى يأتيك النصر بإهلاك قومك { وَلاَ مُبَدِّلَ لكلمات الله } مواعيده { وَلَقدْ جآءَكَ مِن نَّبَإِىْ المرسلين } ما يسكن به قلبك .

034. (Dan sungguh telah didustakan pula rasul-rasul sebelumnya) dalam ayat ini terkandung makna yang menghibur diri Nabi saw. (akan tetapi mereka sabar dalam menghadapi pendustaan dan penganiayaan yang dilakukan terhadap mereka sampai datang pertolongan Kami kepada mereka) untuk membinasakan kaumnya; maka bersabarlah kamu sehingga datang pertolongan-Ku yang akan membinasakan kaummu. (Tak ada seorang pun yang dapat merubah kalimat-kalimat Allah) janji-janji-Nya (Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebagian dari berita rasul-rasul itu) yang dapat menenangkan hatimu.

{ وَإِن كَانَ كَبُرَ } عظم { عَلَيْكَ إِعْرَاضُهُمْ } عن الإسلام لحرصك عليهم { فَإِن استطعت أَن تَبْتَغِىَ نَفَقاً } سرباً { فِى الأرض أَوْ سُلَّماً } مصعداً { فِي اسمآء فَتَأْتِيَهُمْ بِئَايَةٍ } مما اقترحوا فافعل ، المعنى أنك لا تستطيع ذلك فاصبر حتى يحكم الله { وَلَوْ شَاءَ الله } هدايتهم { لَجَمَعَهُمْ عَلَى الهدى } ولكن لم يشأ ذلك فلم يؤمنوا { فَلاَ تَكُونَنَّ مِنَ الجاهلين } بذلك .

035. (Dan jika makin bertambah besar) makin menjadi (berpalingnya mereka darimu) dari agama Islam padahal kamu masih berharap agar mereka beriman (maka jika kamu dapat membuat lubang) membuat terowongan (di bumi atau tangga) alat untuk naik (ke langit lalu kamu dapat mendatangkan mukjizat kepada mereka) sesuai dengan apa yang mereka minta, maka lakukanlah. Artinya sesungguhnya kamu tidak akan kuat untuk melakukan hal itu oleh karena itu bersabarlah hingga datang kepada mereka keputusan Allah. (Dan kalau Allah menghendaki) memberikan hidayah kepada mereka (tentu saja Allah menjadikan mereka semua dalam petunjuk) akan tetapi Ia tidak menghendaki demikian oleh karenanya mereka tidak mau beriman (janganlah kamu sekali-kali termasuk orang-orang jahil) mengenai hal itu.

{ إِنَّمَا يَسْتَجِيبُ } دعاءك إلى الإِيمان { الذين يَسْمَعُونَ } سماع تفهم واعتبار { والموتى } أي الكفار شبههم بهم في عدم السماع { يَبْعَثُهُمُ الله } في الآخرة { ثُمَّ إِلَيْهِ يُرْجَعُونَ } يردّون فيجازيهم بأعمالهم .

036. (Sesungguhnya yang mendengar) ajakanmu kepada keimanan (hanyalah orang-orang yang mematuhi ajakanmu) dengan pendengaran yang penuh pengertian dan penuh pertimbangan (dan orang-orang yang mati hatinya) yakni orang-orang kafir; Allah menyerupakan mereka dengan orang-orang yang mati oleh karena mereka semua sama-sama tidak bisa mendengar (akan dibangkitkan oleh Allah) di akhirat (kemudian kepada-Nyalah mereka dikembalikan) mereka akan dikembalikan kepada-Nya kemudian Allah membalas amal perbuatan mereka.

{ وَقَالُواْ } أي كفار مكة { لَوْلاَ } هلا { نُزّلَ عَلَيْهِ ءَايَةٌ مّن رَّبِّهِ } كالناقة والعصا والمائدة { قُلْ } لهم { إِنَّ الله قَادِرٌ على أَن يُنَزِّلَ } بالتشديد والتخفيف { ءَايَةً } مما اقترحوا { ولكن أَكْثَرَهُمْ لاَ يَعْلَمُونَ } أنّ نزولها بلاء عليهم لوجوب هلاكهم إن جحدوها .

037. (Dan mereka berkata) yaitu orang-orang musyrik Mekah ("Mengapa tidak) kenapa tidak (diturunkan kepadanya, Muhammad, suatu mukjizat dari Tuhannya?") seperti mukjizat onta, tongkat dan hidangan. (Katakanlah) kepada mereka ("Sesungguhnya Allah kuasa menurunkan) dengan dibaca tasydid dan takhfif (suatu mukjizat) seperti apa yang mereka minta (tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui") karena sesungguhnya dengan turunnya mukjizat itu berarti suatu musibah besar yang pasti menimpa mereka jika mereka masih tetap mengingkarinya.

{ وَمَا مِنْ } زائدة { دَآبَّةٍ } تمشي { فِى الأرض وَلاَ طَائِرٍ يَطِيرُ } في الهواء { بِجَنَاحَيْهِ إِلاَّ أُمَمٌ أمثالكم } في تدبير خلقها ورزقها وأحوالها { مَّا فَرَّطْنَا } تركنا { فِى الكتاب } اللوح المحفوظ { مِنْ } زائدة { شَىْءٍ } فلم نكتبه { ثُمَّ إلى رَبّهِمْ يُحْشَرُونَ } فيقضي بينهم ، ويقتص للجماء من القرناء ، ثم يقول لهم كونوا تراباً

038. (Dan tiadalah) min sebagai tambahan (binatang-binatang) yang berjalan (di muka bumi dan burung-burung yang terbang) di udara (dengan kedua sayapnya melainkan umat-umat juga seperti kamu) dalam pengaturan penciptaannya, rezeki dan sepak terjangnya. (Tiadalah Kami alpakan) Kami tinggalkan (di dalam Alkitab) yakni Lohmahfuz (tentang) sebagai tambahan (sesuatu pun) artinya Kami tidak menulisnya (kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan) kemudian Tuhan memutuskan hukum-Nya di antara mereka. Ia mengkisas si kuat yang menganiaya di lemah setelah Ia berfirman kepada mereka semua, "Jadilah kamu semua sebagai tanah!"

{ والذين كَذَّبُواْ بئاياتنا } القرآن { صُمٌّ } عن سماعها سماع قبول { وَبُكْمٌ } عن النطق بالحق { فِى الظلمات } الكفر { مَن يَشَإِ الله } إضلاله { يُضْلِلْهُ وَمَن يَشَأْ } هدايته { يَجْعَلْهُ على صراط } طريق { مُّسْتَقِيمٍ } دين الإسلام .

039. (Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami) Alquran (adalah pekak) tidak dapat mendengarkannya dengan pendengaran yang meresap ke dalam hati lalu menerimanya (bisu) tidak dapat mengucapkan perkara yang hak (lagi berada dalam gelap-gulita) yakni kekafiran. (Siapa yang dikehendaki Allah) ia tersesat (niscaya disesatkan-Nya. Dan siapa yang dikehendaki-Nya) mendapat petunjuk (niscaya Dia menjadikannya berada di atas jalan) titian (yang lurus) yakni agama Islam.

{ قُلْ } يا محمد لأهل مكة { أَرءَيْتُكُم } أخبروني { إِنْ أتاكم عَذَابُ الله } في الدنيا { أَوْ أَتَتْكُمْ الساعة } القيامة المشتملة عليه بغتة { أَغَيْرَ الله تَدْعُونَ } لا { إِن كُنتُمْ صادقين } في أنّ الأصنام تنفعكم فادعوها .

040. (Katakanlah) hai Muhammad kepada penduduk Mekah ("Terangkanlah kepadaku) beritakanlah kepadaku (jika datang siksaan Allah kepadamu) di dunia ini (atau datang kepadamu hari kiamat) yaitu kiamat yang mencakup semuanya secara tiba-tiba (apakah kamu menyeru tuhan selain Allah) tidak (jika kamu orang-orang yang benar.") bahwa berhala-berhala itu dapat memberi manfaat kepadamu, maka serulah mereka.