006. Qs. Al-An'aam : 141-160


{ وَهُوَ الذى أَنشَأَ } خلق { جنات } بساتين { معروشات } مبسوطات على الأرض كالبطيخ { وَغَيْرَ معروشات } بأن ارتفعت على ساق كالنخل { وَ } أنشأ { النخل والزرع مُخْتَلِفًا أُكُلُهُ } ثمره وحبه في الهيئة والطعم { والزيتون والرمان متشابها } ورقهما حال { وَغَيْرَ متشابه } طعمهما { كُلُواْ مِن ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ } قبل النضج { وَءَاتُواْ حَقَّهُ } زكاته { يَوْمَ حَصَادِهِ } بالفتح والكسر ، من العشر أو نصفه { وَلاَ تُسْرِفُواْ } بإعطاء كله فلا يبقى لعيالكم شيء { إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ المسرفين } المتجاوزين مَا حُدَّ لهم.

141. (Dan Dialah yang menjadikan) yang telah menciptakan (kebun-kebun) yang mendatar di permukaan tanah, seperti tanaman semangka (dan yang tidak terhampar) yang berdiri tegak di atas pohon seperti pohon kurma (dan) Dia menjadikan (pohon kurma dan tanaman-tanaman yang bermacam-macam buahnya) yakni yang berbeda-beda buah dan bijinya baik bentuk maupun rasanya (dan zaitun dan delima yang serupa) dedaunannya; menjadi hal (dan tidak sama) rasa keduanya (Makanlah dari buahnya yang bermacam-macam itu bila dia berbuah) sebelum masak betul (dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya) dengan dibaca fatah atau kasrah; yaitu sepersepuluhnya atau setengahnya (dan janganlah kamu berlebih-lebihan) dengan memberikannya semua tanpa sisa sedikit pun buat orang-orang tanggunganmu. (Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan) yaitu orang-orang yang melampaui batas hal-hal yang telah ditentukan bagi mereka.

{ وَ } أنشأ { مِّنَ الانعام حَمُولَةً } صالحة للحمل عليها كالإِبل الكبار { وَفَرْشًا } لا تصلح له كالإِبل الصغار والغنم ، سميت ( فرشاً ) لأنها كالفرش للأرض لدنوّها منها { كُلُواْ مِمَّا رَزَقَكُمُ الله وَلاَ تَتَّبِعُواْ خطوات الشيطان } طرائقه في التحريم والتحليل { إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ } بيِّن العداوة.

142. (Dan) Dia menjadikan (di antara binatang ternak itu sebagai kendaraan angkutan) yaitu layak untuk mengangkut barang-barang, seperti unta yang sudah dewasa (dan sebagai binatang sembelihan) yang tak layak untuk dijadikan angkutan, seperti unta yang masih muda dan kambing. Ia dinamakan farsy/hamparan karena ia mirip dengan hamparan tanah mengingat ia sangat dekat dengannya. (Makanlah dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan) jalan setan di dalam masalah pengharaman dan penghalalan. (Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu) yang jelas permusuhannya.

{ ثمانية أزواج } أصناف بدل من ( حمولة وفرشاً ) { مِّنَ الضأن } زوجين { اثنين } ذكر وأنثى { وَمِنَ المعز } بالفتح والسكون { اثنين قُلْ } يا محمد لمَن حرم ذكور الأنعام تارة وإناثها أخرى ونسب ذلك إلى اللّهِ { آلذَّكَريْن } من الضأن والمعز { حَرَّمَ } اللّهُ عليكم { أَمِ الانثيين } منهما { أَمَّا اشتملت عَلَيْهِ أَرْحَامُ الانثيين } ذكراً كان أو أنثى { نَبّئُونِي بِعِلْمٍ } عن كيفية تحريم ذلك { إِن كُنتُمْ صادقين } فيه ، المعنى : من أين جاء التحريم؟ فإن كان من قبل الذكورة فجميع الذكور حرام ، أو الأنوثة فجميع الإِناث ، أو اشتمال الرحم فالزوجان ، فمن أين التخصيص؟ والاستفهام للإنكار.

143. (Yaitu delapan binatang yang berpasangan) yang bermacam-macam, menjadi badal dari Lafal humuulah dan farasy (dari domba) yang sejodoh (sepasang) jantan dan betina (dan dari kambing) dibaca fathah atau sukun (sepasang. Katakanlah) hai Muhammad, terhadap orang yang terkadang mengharamkan binatang jantan dan terkadang mengharamkan binatang betina kemudian ia mengaitkan hal itu kepada Allah ("Apakah dua yang jantan) baik dari kambing maupun dari domba (diharamkan) Allah atas kamu (ataukah dua yang betina) dari kedua jenis ternak itu (ataukah yang ada dalam kandungan dua betinanya?") baik jantan atau pun betina. (Terangkanlah kepadaku dengan berdasar pengetahuan) tentang cara pengharaman hal itu (jika kamu memang orang-orang yang benar) di dalam ayat ini terkandung makna sebagai berikut: dari manakah datangnya pengharaman itu? Apabila dari pihak jantan, maka semua binatang yang jantan berarti haram; atau bila dari pihak betina, maka berarti semua binatang betina haram hukumnya dan demikian pula binatang-binatang yang masih berada di dalam rahimnya maka berarti kedua jenis itu diharamkan. Lalu dari manakah adanya pengecualian ini sedangkan kata tanya menunjukkan makna ingkar.

{ وَمِنَ الإبل اثنين وَمِنَ البقر اثنين قُلْ ءَآلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ الأنثيين أَمَّا اشتملت عَلَيْهِ أَرْحَامُ الأنثيين أَمْ } بل أ { كُنتُمْ شُهَدَآءَ } حضوراً { إِذْ وصاكم الله بهذا } التحريم فاعتمدتم ذلك ، لا بل أنتم كاذبون فيه { فَمَنْ } أي لا أحد { أَظْلَمُ مِمَّنِ افترى عَلَى الله كَذِباً } بذلك { لِيُضِلَّ الناس بِغَيْرِ عِلْمٍ إِنَّ الله لاَ يَهْدِي القوم الظالمين }.

144. (Dan ari sepasang unta dan dari sepasang lembu, katakanlah, "Apakah dua yang jantan yang diharamkan ataukah dua yang betina, ataukah yang ada di dalam kandungan dua betinanya. Apakah) bahkan (kamu menyaksikan) hadir (di waktu Allah menetapkan ini bagimu?) tentang pengharaman ini kemudian sengaja kamu menyatakan hal ini, tidak, bahkan kamu adalah orang-orang yang dusta dalam hal ini. (Maka siapakah) tak ada seorang pun (yang lebih lalim daripada orang-orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah) dalam hal itu (untuk menyesatkan manusia tanpa pengetahuan?" Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim.)

{ قُل لا أَجِدُ فِيمَا أُوحِىَ إِلَىَّ } شيئاً { مُحَرَّمًا على طَاعِمٍ يَطْعَمُهُ إلآ أَن يَكُونَ } بالياء والتاء { مَيْتَةً } بالنصب وفي قراءة بالرفع مع التحتانية { أَوْ دَمًا مَّسْفُوحًا } سائلاً ، بخلاف غيره كالكبد والطحال { أَوْ لَحْمَ خِنزِيرٍ فَإِنَّهُ رِجْسٌ } حرام { أَوْ } أي إلا أن يكون { فِسْقًا أُهِلَّ لِغَيْرِ الله بِهِ } أي ذبح على اسم غيره { فَمَنِ اضطر } إلى شيء مما ذكر فأكله { غَيْرَ بَاغٍ وَلاَ عَادٍ فَإِنَّ رَبَّكَ غَفُورٌ } له ما أكل { رَّحِيمٌ } به ، ويلحق بما ذكر بالسنة كل ذي ناب من السباع ومخلب من الطير.

145. (Katakanlah, "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku) tentang sesuatu (yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya kecuali kalau yang dimakan itu) dengan memakai ya dan ta (bangkai) dengan dibaca nashab dan menurut suatu qiraat dibaca rafa` serta tahtaniyyah (atau darah yang mengalir) yang beredar berbeda dengan darah yang tidak mengalir seperti hati dan limpa (atau daging babi karena sesungguhnya semua itu kotor) haram (atau) kecuali jika hewan itu (binatang yang disembelih atas nama selain Allah) yakni hewan yang dipotong dengan menyebut nama selain nama Allah. (Siapa yang dalam keadaan terpaksa) menghadapi semua yang telah disebutkan sehingga ia memakannya (sedangkan ia tidak menginginkannya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun) kepadanya atas apa yang telah dimakannya (lagi Maha Penyayang.") terhadapnya. Kemudian apa yang telah disebutkan itu dilengkapi dengan sebuah hadis yang menambahkan yaitu setiap hewan yang bertaring dan setiap burung yang berkuku tajam.

{ وَعَلَى الذين هَادُواْ } أي اليهود { حَرَّمْنَا كُلَّ ذِى ظُفُرٍ } وهو ما لم تفرّق أصابعه كالإبل والنعام { وَمِنَ البقر والغنم حَرَّمْنَا عَلَيْهِمْ شُحُومَهُمَا } الثروب وشحم الكلى { إِلاَّ مَا حَمَلَتْ ظُهُورُهُمَا } أي ما علق بها منه { أَوْ } حملته { الحوايا } الأمعاء . جمع ( حاوياء ) أو ( حاوية ) { أَوْ مَا اختلط بِعَظْمٍ } منه وهو شحم الأليَة فإنه أحل لهم { ذلك } التحريم { جزيناهم } به { بِبَغْيِهِمْ } بسبب ظلمهم بما سبق في سورة ( النساء ) [ 155 : 4 - 160 ] { وِإِنَّا لصادقون } في أخبارنا ومواعيدنا.

146. (Dan kepada orang-orang Yahudi) yaitu pemeluk agama Yahudi (Kami haramkan segala binatang yang berkuku) maksudnya hewan yang jari-jari kakinya tidak terpisah-pisah seperti unta dan burung unta (dan dari sapi dan domba, Kami haramkan atas mereka lemak dari kedua binatang) yaitu lemak perut dan lemak pantat (kecuali lemak yang melekat di punggung keduanya) lemak yang menggantung pada punggungnya (atau) yang menempel (di perut besar) yang ada di lambung, kata jamak dari haawiyaa atau haawiyah (atau yang bercampur dengan tulang) lemak yang menempel di tulang, maka jenis lemak ini dihalalkan untuk mereka. (Demikianlah) masalah pengharaman ini (Kami hukum mereka) sebagai balasan (atas kedurhakaan mereka) oleh sebab kelaliman mereka sendiri sebagaimana yang telah disebutkan dalam surah An-Nisa (dan sesungguhnya Kami adalah Maha Benar) di dalam berita-berita Kami dan janji-janji Kami.

{ فَإِن كَذَّبُوكَ } فيما جئت به { فَقُلْ } لهم { رَّبُّكُمْ ذُو رَحْمَةٍ واسعة } حيث لم يعاجلكم بالعقوبة ، وفيه تلطف بدعائهم إلى الإِيمان { وَلاَ يُرَدُّ بَأْسُهُ } عذابه إذا جاء { عَنِ القوم المجرمين }.

147. (Maka jika mereka mendustakan kamu) mengenai apa yang engkau sampaikan (katakanlah,) kepada mereka ("Tuhanmu mempunyai rahmat yang luas) sehingga Dia tidak menyegerakan untuk menghukum kamu; di dalam ayat ini terkandung ajakan yang lembut untuk mereka kepada keimanan (dan siksa-Nya tidak dapat ditolak) yakni azab-Nya apabila datang (dari kaum yang berdosa.")

{ سَيَقُولُ الذين أَشْرَكُواْ لَوْ شَاءَ الله مَا أَشْرَكْنَا } نحن { وَلاَ ءَابَآؤُنَا وَلاَ حَرَّمْنَا مِن شَىْءٍ } فإشراكنا وتحريمنا بمشيئته ، فهو راض به . قال تعالى { كذلك } كما كذب هؤلاء { كَذَّبَ الذين مِن قَبْلِهِمْ } رسلهم { حتى ذَاقُواْ بَأْسَنَا } عذابنا { قُلْ هَلْ عِندَكُم مّنْ عِلْمٍ } بأن الله راض بذلك { فَتُخْرِجُوهُ لَنَا } أي لا علم عندكم { إن } ما { تَتَّبِعُونَ } في ذلك { إِلاَّ الظن وَإِن } ما { أَنتُمْ إِلاَّ تَخْرُصُونَ } تكذبون فيه.

148. (Orang-orang yang mempersekutukan Tuhan akan mengatakan, "Jika Allah menghendaki niscaya kami tidak mempersekutukan-Nya) (dan juga bapak-bapak kami dan tidak pula kami mengharamkan sesuatu apa pun.") kemusyrikan kami dan pengharaman kami adalah berdasarkan kehendak-Nya, Dia rela dengan ketentuan itu. Allah berfirman: (Demikian pulalah) sebagaimana mereka telah mendustakan (orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan) para utusan mereka (sampai mereka merasakan siksaan Kami) azab Kami (Katakanlah, "Adakah kamu mempunyai sesuatu pengetahuan) bahwa Allah telah rela dengan hal itu (sehingga dapat kamu mengemukakannya kepada Kami?") pasti kamu tidak mempunyai pengetahuan tentang hal ini. (Tidak) tiadakan (kamu mengikuti) dalam hal ini (kecuali hanya dugaan belaka dan tidak lain) tiada lain (kamu hanya berdusta) hanya membual.

{ قُلْ } إن لم تكن لكم حجة { فَلِلَّهِ الحجة البالغة } التامة { فَلَوْ شَاءَ } هدايتكم { لَهَدَاكُمْ أَجْمَعِينَ }.

149. (Katakanlah) apabila kamu tidak mempunyai hujah ("Allah mempunyai hujah yang jelas lagi kuat) yang sempurna (maka jika Dia menghendaki) memberikan hidayah kepadamu (pasti Dia memberi hidayah kepada kamu semuanya.")

{ قُلْ هَلُمَّ } أحضروا { شُهَدَاءَكُمُ الذين يَشْهَدُونَ أَنَّ الله حَرَّمَ هذا } الذي حرّمتموه { فَإِن شَهِدُواْ فَلاَ تَشْهَدْ مَعَهُمْ وَلاَ تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الذين كَذَّبُواْ بئاياتنا والذين لاَ يُؤْمِنُونَ بالأخرة وَهُم بِرَبِهِمْ يَعْدِلُونَ } يشركون.

150. (Katakanlah, "Bawalah ke mari) datangkanlah (saksi-saksi kamu yang dapat mempersaksikan bahwasanya Allah telah mengharamkan ini") yaitu makanan yang kamu haramkan. (Jika mereka mempersaksikan, maka janganlah kamu ikut pula menjadi saksi bersama mereka dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat sedangkan mereka mempersekutukan Tuhan mereka) berlaku musyrik terhadap-Nya.

{ قُلْ تَعَالَوْاْ أَتْلُ } اقرأ { مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ أ } ن مفسرة { لا تُشْرِكُواْ بِهِ شَيْئاً و } أحسنوا { وبالوالدين إِحْسَاناً وَلاَ تَقْتُلُواْ أولادكم } بالوأد { مِنْ } أجل { إملاق } فقر تخافونه { نَّحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ وَلاَ تَقْرَبُواْ الفواحش } الكبائر كالزنى { مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ } أي علانيتها وسرّها { وَلاَ تَقْتُلُواْ النفس التى حَرَّمَ الله إِلاَّ بالحق } كالقَوَدِ وحدّ الردّة ورجم المحصن { ذلكم } المذكور { وصاكم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ } تتدبرون.

151. (Katakanlah, "Marilah kubacakan yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu, yaitu) an bermakna menafsirkan (janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia dan) berbuat baiklah (terhadap kedua orang tua sebaik-baiknya dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu) dengan menguburkan hidup-hidup (karena) sebab (takut kemiskinan) kemelaratan yang kamu khawatirkan (Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji) dosa-dosa besar seperti perbuatan zina (baik yang tampak di antaranya maupun yang tersembunyi) yang kelihatan dan yang tidak kelihatan. (Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah membunuhnya kecuali dengan sesuatu sebab yang benar.") yaitu seperti hukum kisas dan hudud murtad serta rajam bagi yang pezina muhshan. (Demikian itu) apa yang telah disebutkan itu (adalah yang diperintahkan oleh Tuhanmu kepadamu supaya kamu memahaminya) supaya kamu memikirkannya.

{ وَلاَ تَقْرَبُواْ مَالَ اليتيم إِلاَّ بالتى } أي بالخصلة التي { هِىَ أَحْسَنُ } وهي ما فيه صلاحه { حتى يَبْلُغَ أَشُدَّهُ } بأن يحتلم { وَأَوْفُواْ الكيل والميزان بالقسط } بالعدل وترك البخس { لاَ نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا } طاقتها في ذلك ، فإن أخطأ في الكيل والوزن والله يعلم صحة نيته- فلا مؤاخدة عليه ، كما ورد في حديث { وَإِذَا قُلْتُمْ } في حكم أو غيره { فاعدلوا } بالصدق { وَلَوْ كَانَ } المقول له أو عليه { ذَا قربى } قرابة { وَبِعَهْدِ الله أَوْفُواْ ذلكم وصاكم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ } بالتشديد والتخفيف تتعظون.

152. (Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim kecuali dengan cara) dengan sikap yang (lebih baik) yaitu cara yang di dalamnya mengandung kemaslahatan/manfaat bagi anak yatim hingga ia dewasa) seumpamanya dia sudah balig. (Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil) secara adil dan tidak curang. (Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekadar kesanggupannya) sesuai dengan kemampuannya dalam hal ini; apabila ia berbuat kekeliruan di dalam menakar atau menimbang sesuatu, maka Allah mengetahui kebenaran niat yang sesungguhnya, oleh karena itu maka ia tidak berdosa, sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadis Nabi saw. (Dan apabila kamu berkata) dalam masalah hukum atau lainnya (maka hendaklah kamu berlaku adil) jujur (kendatipun dia) orang yang bersangkutan (adalah kerabatmu) famili (dan penuhilah janji Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat) dengan memakai tasydid agar menjadikannya sebagai pelajaran; dan juga dibaca dengan sukun.

{ وَأَنَّ } بالفتح على تقدير اللام ، والكسر استئنافاً { هذا } الذي وصيتكم به { صراطي مُسْتَقِيمًا } حال { فاتبعوه وَلاَ تَتَّبِعُواْ السبل } الطرق المخالفة له { فَتَفَرَّقَ } فيه حذف إحدى التاءين : تميل { بِكُمْ عَن سَبِيلِهِ } دينه { ذلكم وصاكم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ } .

153. (Dan bahwa) dengan memakai harakat fatah mentakdirkan lam, dan dengan memakai harakat kasrah sebagai jumlah isti'naf/permulaan (hal ini) apa yang Kami pesankan kepada kamu (adalah jalan-Ku yang lurus) menjadi hal (maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan) cara-cara yang bertentangan dengannya (karena jalan itu mencerai-beraikan) dengan membuang salah satu di antara dua huruf ta, yakni akan menyelewengkan (kamu dari jalan-Nya) agama-Nya (yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa.)

{ ثُمَّ ءَاتَيْنَا مُوسَى الكتاب } التوراة و ( ثم ) لترتيب الأخبار { تَمَامًا } للنعمة { عَلَى الذى أَحْسَنَ } بالقيام به { وَتَفْصِيلاً } بيان { لّكُلِّ شَىْءٍ } يحتاج إليه في الدين { وَهُدًى وَرَحْمَةً لَّعَلَّهُم } أي بني إسرائيل { بِلَقَاءِ رَبِّهِمْ } بالبعث { يُؤْمِنُونَ } .

154. (Kemudian Kami telah memberikan Alkitab kepada Musa) kitab Taurat; tsumma bermakna untuk tertibnya rentetan kisah (untuk menyempurnakan) nikmat (kepada orang-orang yang berbuat kebaikan) agar mengamalkan kandungan isinya (dan untuk menjelaskan) menerangkan (segala sesuatu) yang diperlukan dalam masalah agama (dan sebagai petunjuk dan rahmat agar mereka) kaum Bani Israel (terhadap hari pertemuan dengan Tuhan mereka) dengan dibangkitkannya mereka (mereka mau beriman.)

{ وهذا } القرآن { كتاب أنزلناه مُبَارَكٌ فاتبعوه } يا أهل مكة بالعمل بما فيه { واتقوا } الكفر { لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ } .

155. (Dan ini) maksudnya Alquran ini (adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia) hai penduduk Mekah dengan mengamalkan apa yang dikandungnya (dan bertakwalah kamu) jangan melakukan kekafiran (agar kamu diberi rahmat).

أنزلناه ل { أن } لا { تَقُولُواْ إِنَّمَا أُنزِلَ الكتاب على طَائِفَتَيْنِ } اليهود والنصارى { مِن قَبْلِنَا وَإِن } مخففة واسمها محذوف أي إنا { كُنَّا عَن دِرَاسَتِهِمْ } قراءتهم { لغافلين } لعدم معرفتنا لها إذ ليست بلغتنا .

156. Kami turunkan dia yaitu Alquran (Agar jangan) tidak (kamu mengatakan bahwa kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan saja) yaitu golongan Yahudi dan golongan Nasrani (sebelum kami dan sesungguhnya) ditakhfifkan dari innaa yang bertasydid sedangkan isimnya dibuang (kami terhadap pelajaran mereka) apa yang mereka baca (tidak memperhatikan) oleh sebab kami tidak mengerti tentangnya karena bukan bahasa kami.

{ أَوْ تَقُولُواْ لَوْ أَنَّا أُنزِلَ عَلَيْنَا الكتاب لَكُنَّا أهدى مِنْهُمْ } لجودة أذهاننا { فَقَدْ جَاءَكُمْ بَيِّنَةٌ } بيان { مِّن رَّبِّكُمْ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ } لمن اتبعه { فَمَنْ } أي لا أحد { أَظْلَمُ مِمَّن كَذَّبَ بئايات الله وَصَدَفَ } أعرض { عَنْهَا سَنَجْزِى الذين يَصْدِفُونَ عَنْ ءاياتنا سُوءَ العذاب } أي أشدّه { بِمَا كَانُواْ يَصْدِفُونَ } .

157. (Atau agar kamu tidak mengatakan, "Sesungguhnya jika kitab itu diturunkan kepada kami tentulah kami lebih mendapat petunjuk dari mereka.") oleh karena kebersihan hati kami. (Sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan yang nyata) yaitu penjelasan (dari Tuhanmu, petunjuk dan rahmat) bagi orang yang mengikutinya (maka siapakah) artinya tidak ada seorang pun (yang lebih lalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling) memalingkan diri (daripadanya. Kelak Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan siksaan yang buruk) siksaan yang paling keras (disebabkan mereka selalu berpaling.)

{ هَلْ يَنظُرُونَ } ما ينتظر المكذبون { إِلاَّ أَن تَأْتِيَهُمُ } بالتاء والياء { الملائكة } لقبض أرواحهم { أَوْ يَأْتِىَ رَبُّكَ } أي أمره بمعنى عذابه { أو يَأتِيَ بَعْضُ ءايات رَبِّكَ } أي علاماته الدالة على الساعة { يَوْمَ يَأْتِى بَعْضُ ءايات رَبِّكَ } وهي طلوع الشمس من مغربها كما في حديث الصحيحين { لاَ يَنفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا } ما { لَمْ تَكُنْ ءَامَنَتْ مِن قَبْلُ } الجملة صفة النفس { أَوْ } نفساً لم تكن { كَسَبَتْ فِى إيمانها خَيْرًا } طاعة أي لا تنفعها توبتها كما في الحديث { قُلِ انتظروا } أحد هذه الأشياء { إِنَّا مُنتَظِرُونَ } ذلك .

158. (Tiadalah yang mereka nantikan) apa yang mereka nanti-nanti (kecuali hanyalah datang kepada mereka) dapat dibaca ta`tiyahum atau ya`tiyahum (malaikat-malaikat) untuk mencabut arwah-arwah mereka (atau kedatangan Tuhanmu) yaitu perintah-Nya yang dimaksud adalah azab-Nya (atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu) tanda-tanda dari Tuhanmu yang menunjukkan dekatnya hari kiamat. (Pada hari datangnya beberapa ayat dari Tuhanmu) terbitnya matahari dari ufuk barat sebagaimana yang telah disebutkan di dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim (tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu) jumlah lam takun menjadi sifat dari Lafal nafsan (atau) jiwa yang belum pernah (mengusahakan kebaikan dalam masa imannya) yakni ketaatan; artinya tobatnya tidak lagi bermanfaat bagi dirinya seperti apa yang telah dijelaskan oleh hadis. (Katakanlah, "Tunggulah olehmu) salah satu dari alamat-alamat tersebut (sesungguhnya kami pun menunggu pula.") hal tersebut.

{ إِنَّ الذين فَرَّقُواْ دِينَهُمْ } باختلافهم فيه فأخذوا بعضه وتركوا بعضه { وَكَانُواْ شِيَعاً } فرقاً في ذلك . وفي قراءة «فارقوا» أي تركوا دينهم الذي أمروا به وهم اليهود والنصارى { لَّسْتَ مِنْهُمْ فِى شَىْءٍ } أي فلا تتعرّض لهم { إِنَّمَا أَمْرُهُمْ إِلَى الله } يتولاه { ثُمَّ يُنَبِّئُهُم } في الآخرة { بِمَا كَانُواْ يَفْعَلُونَ } فيجازيهم به ، وهذا منسوخ بآية السيف [ 5 : 9 ] .

159. (Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya) oleh sebab mereka bercerai-berai di dalamnya, yaitu mereka mengambil sebagian peraturannya dan meninggalkan sebagian lainnya (dan mereka menjadi berpuak-puak) menjadi bersekte-sekte dan masalah agama. Menurut suatu qiraat artinya mereka berpecah-belah dan meninggalkan agamanya yang harus mereka peluk, mereka adalah orang-orang Yahudi dan Nasrani (tidak ada sedikit pun tanggung jawabmu terhadap mereka) janganlah engkau menghalang-halangi mereka. (Sesungguhnya urusan mereka hanyalah terserah kepada Allah) Dialah yang mengurusnya (kemudian Allah memberitahukan kepada mereka) di akhirat kelak (apa yang telah mereka perbuat) Allah memberikan balasan kepada mereka. Ayat ini telah dinasakh dengan turunnya ayat saif/ayat yang memerintahkan berperang.

{ مَن جَاءَ بالحسنة } أي لا إله إلا الله { فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا } أي جزاء عشر حسنات { وَمَن جَاءَ بالسيئة فَلاَ يجزى إِلاَّ مِثْلَهَا } أي جزاؤه { وَهُمْ لاَ يُظْلَمُونَ } ينقصون من جزائهم شيئاً .

160. (Siapa membawa amal yang baik) yakni zikir laa ilaaha illallaah/tidak ada tuhan selain Allah (maka baginya pahala sepuluh kali lipat amalnya) balasan pahalanya adalah sepuluh kali kebaikan (dan siapa membawa perbuatan yang jahat, maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya) balasannya yang setimpal (sedang mereka sedikit pun tidak dianiaya atau dirugikan) dikurangi sesuatu dari pembalasan yang sebenarnya.